Menghindari Operasi Caesar Saat Melahirkan - Saat ini memang banyak ibu hamil yang lebih memilih persalinan secara caesar meskipun tanpa adanya indikasi kesehatan atau medis, hanya karena berbagai alasan seperti takut merasakan sakit yang dahsyat, ingin melalui proses kelahiran yang cepat, dan berbagai alasan lainnya. Tapi bagi seorang ibu yang tidak mempunyai indikasi media untuk melakukan operasi caesar dalam persalinan, sebaiknya memilih bersalin dengan cara normal karena memiliki banyak manfaat salah satunya yaitu bisa mendapatkan kepuasan dan kebanggaan bagi ibu itu sendiri. Karena
Operasi caesar adalah cara melahirkan bayi melalui sayatan abdomen (dinding perut) dan uterus (dinding rahim). Guna dari operasi caesar ini adalah selain memudahkan proses persalinan ibu dengan berbagai alat medis dan teknologi yang mutakhir, juga untuk meminimalkan angka kematian ibu ketika persalinan.
Pada beberapa penelitian ada juga yang menunjukkan bahwa sebenarnya angka kematian dan kesakitan ibu selama atau setelah operasi caesar lebih tinggi dari pada persalinan per vaginam (persalinan normal). Dalam sebuah data oleh Pernols dan Bensons angka kematian saat operasi caesar sekitar 40-80 tiap 100.000 kelahiran. Dari data ini, disimpulkan bahwa resiko operasi caesar 25 kali lebih besar persalinan normal. Malahan banyak juga ibu yang meninggal karena kasus infeksi saat operasi caesar, dan infeksi ini memiliki resiko 80 kali lebih besar dibanding operasi normal. Terjadinya komplikasi anestesi pada ibu yang meninggal adalah sekitar 10 persen. Komplikasi lain yang mungkin terjadi saat operasi caesar diantaranya: cedera pada rahim, cedera kandung kemih, cedera pada usus, cedera pada pembuluh darah, dan cedera dapat pula terjadi pada bayi.
Maka dari itu, sebaiknya hindari persalinan dengan operasi caesar ini, apalagi jika tidak ada indikasi yang membahayakan. Jika memang ada indikasi yang mengharuskan untuk caesar, maka tidak apa-apa melakukannya, namun harus tetap dipikirkan secara matang resiko dan efeknya.
Adapun hal-hal atau tips-tips yang harus dilakukan agar bisa menghindari operasi caesar saat melahirkan adalah sebagai berikut:
• Olahraga secara rutin dan teratur, misalnya jalan-jalan saat pagi atau mengikuti senam hamil, yang dapat membantu proses melahirkan menjadi lancar.
• Mengkonsumsi makanan dengan asupan gizi yang seimbang dan tercukupi selama kehamilan. Seperti makanan yang mengandung zat besi, asam folat, kalsium yang bisa disapat pada sayuran hijau, kentang, ikan salmon, telur, daging merag, serta susu atau keju. Jenis makanan ini sangat dianjurkan pada ibu hamil. Selain itu, kurangi juga asupan kerbohidrat yang berlebi, terutama pada trimester ke tiga agar berat badan ibu dapat terjaga dan tetap stabil juga tidak ada gangguan.
• Saat tidur, usahakan posisi badannya miring ke kiri dan letakkan bantal di antara lutut, dan juga letakkan bantal lainnya di punggung. Posisi tersebut akan melancarkan nutrisi dan aliran darah secara maksimal, juga akan membantu ginjal membuang cairan tubuh dan sisa produk agar pembengkakan pada kaki dan pergelangan tangan dapat berkurang.

No comments:
Post a Comment
Post Video [video]youtube_or_vimeo_video_link[/video]
Post Img [img]your_image_link[/img]